Tidur terlalu lama ternyata sama bahayanya dengan kurang tidur. Bahkan, tidur terlalu lama dapat mempengaruhi kemampuan kognitif seseorang.

Kesimpulan ini didapat oleh sekelompok peneliti dari University of Western Ontario yang melakukan riset tidur terbesar di dunia. Dalam riset ini mereka meminta 44 ribu orang untuk mengisi survei online.

Riset yang hasilnya telah dipublikasikan di jurnal SLEEP pada 13 September ini bertujuan untuk melihat apakah lama tidur yang berbeda dapat memiliki efek yang berbeda pula terhadap otak.

"Kami ingin mengetahui bagaimana kebiasaan tidur orang-orang di seluruh dunia," kata Adrian Owen, peneliti yang menulis riset ini, dalam sebuah pernyataan yang dilansir IFL Science.